Dalam menjalani kehidupan rumah tangga, suami istri harus sama-sama berusaha untuk mewujudkan rumah tangga yang bertanggung jawab apapun halangan yang merintangi.
4. Rumah Tangga yang Bertumbuh
Baca Juga:
Kasus Ridwan Kamil vs Lisa Mariana, Kuasa Hukum Tempuh Jalur Hukum
Tujuan pernikahan dalam Kejadian Pasal 2 adalah tidak hanya sekedar mendapatkan keturunan saja, melainkan memiliki tujuan lebih penting, yaitu pertumbuhan. Ketika kedua belah pihak semakin bertumbuh, maka akan didapat kebahagiaan.
Masing-masing individu harus dapat mengampuni satu sama lain dan juga mampu beradaptasi sehingga tidak akan memaksanakn atau menuntut pasangan, namun lebih kepada memahami.
5. Menjadi Manusia Seutuhnya
Baca Juga:
Dampak Kebijakan Trump di Sektor Teknologi: Saham Rontok, Perusahaan Besar Terpukul
Dengan pernikahan, maka manusia bisa mengembangkan pola jiwa dalam memahami kasih Allah yang tanpa syarat. Contohnya, anak-anak dalam keluarga Kristen hanya bisa merasakan kasih dari orangtua ketika mereka bertingkah laku baik dan menyusahkan, maka kasih orangtua akan sekejap hilang dan diganti dengan amarah, hukuman, kebencian, serta penolakan.
6. Pengemban Jiwa Orang Percaya
Jiwa manusia adalah saling percaya dan di kehidupan sosial serta tanpa jiwa mempercayai ini maka manusia akan sulit dalam pergaulan dan bekerja sama dengan sesama dan manusia yang antisosial akan hidup di dunia mereka sendiri.