2. SAKRAMEN PENGUATAN
(Kis 2: 14-18, 9:17-19, 10:45, 19:5-6, Titus 3:4-8)
Baca Juga:
Lapas Kelas IIA Karawang Gelar Silaturahim Sumanakar, Kalapas Christo Toar P. Siregar Tegaskan Penguatan Integritas dan Disiplin Pegawai
Sakramen Penguatan menjadikan kita dewasa secara rohani dan menjadikan kita saksi-saksi Kristus. Penguatan hanya diterimakan satu kali untuk selamanya namun meninggalkan meterai rohani yang tidak dapat dihapuskan.
3. SAKRAMEN EKARISTI
(Yoh 6: 25-71, Mat 26:26-28, 1Kor 11:23-26, Luk 24:30-31)
Baca Juga:
Oknum "Mafia Tanah" Coba Kuasai Tanah Milik Tokoh Nasional Djauli Manik di Dairi
Sakramen Ekaristi disebut juga Sakramen Maha Kudus atau Komuni Kudus.
Ekaristi bukanlah sekedar lambang belaka, tetapi adalah sungguh Tubuh, Darah, Jiwa dan Keallahan Yesus Kristus.
Dalam mukjizat Perayaan Ekaristi, imam mengkonsekrasikan roti dan anggur menjadi Tubuh dan Darah Kristus dengan kata-kata penetapan yang diambil dari Kitab Suci: “Inilah tubuh-Ku, yang diserahkan bagi kamu; perbuatlah ini menjadi peringatan akan Aku!”