"Kami menawarkan pariwisata tidak hanya Bali Selatan, ada di Barat, Timur, Utara. Saya menyampaikan mohon tambah seminggu kunjungannya, toh sudah jauh-jauh. Mereka harus menanam 64 pohon mangrove," ucap Sandi.
Hal tersebut berdasarkan hitungan dari kalkulator carbon foot print setelah menaiki pesawat seseorang harus menanam 64 buah mangrove.
Baca Juga:
Junta Militer Myanmar Umumkan Gencatan Senjata Sementara Pascagempa Mematikan
"Jadi bisa ditanam di Taman Nasional Bali Barat, atau di Tahura, atau di tempat lain di yang sudah kita kerja samakan. Lima destinasi super prioritas ada di sekitar Bali seperti Danau Toba, Labuan Bajo, Likupang, Danau Toba, dan Mandalika," tuturnya.
Sandiaga Uno juga menawarkan peluang investasi bagi para peserta B20 di delapan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) yang tersebar di seluruh Nusantara.
"Memang pimpinan negara G20 nanti akan langsung pulang. Tapi pendampingnya kan masih ada di sini, nanti mereka akan kita tawarkan paket di Bali dan sekitarnya," jelas Sandiaga Uno.
Baca Juga:
Indonesia Siap Mitigasi Dampak Negatif Tarif Impor AS Terhadap Produk Buatan Indonesia
"Kalau dilihat, sektor yang berkembang pesat sekarang ada di transportasi, akomodasi, food & beverage," tutupnya.
Terkait kunjungan Sandiaga Uno di London world travel market beberapa waktu lalu, ia mengungkapkan Indonesia dapat membukukan transaksi hampir tiga kali lipat dari yang ditargetkan.
"Kita berhasil membukukan di atas Rp730 miliar dari target sekitar Rp300 miliar dan kita juga bisa mendapatkan kunjungan wisatawan yang lebih berkualitas dan berkelanjutan di bulan-bulan dan tahun 2023 dan 2024. Ada 36 pelaku paragraf yang sangat antusias dan mengapresiasi kehadiran kembali kita di London world travel market yang kedua," jelas Sandiaga Uno.