2. Beri anak kesibukan yang lain
Memberi anak kesibukan bukan berarti menyiksanya. Namun kita harus memberikan pengalih perhatian yang lain sesuai dengan yang anak kita suka.
Baca Juga:
Kekerasan Rumah Tangga dan Game Online, Fakta Lengkap Kasus Siswi SD Bunuh Ibu
Misalnya kita bisa memberinya buku cerita, mainan edukasi, hewan peliharaan, atau benda lain yang bisa membuat anak memiliki kesibukan sendiri atau rutinitas untuk mengisi waktu luangnya.
3. Biarkan anak bermain dengan teman sebayanya
Membiarkan anak bermain dengan teman sebayanya juga akan membuat anak merasa sibuk dengan dunianya sendiri dan melupakan game-nya.
Baca Juga:
PP Nomor 17 Tahun 2025, Langkah Nyata Pemerintah Wujudkan Ruang Digital Ramah Anak
Selain itu, membiarkan anak bermain dengan teman sebayanya juga bisa melatih jiwa sosial dan kepandaiannya dalam berkomunikasi.
Anak juga membutuhkan kebebasan untuk memuaskan rasa keingintahuannya. Jadi, sebagai orang tua kita bisa melakukan itu asalkan tetap memberikan pengawasan yang penuh kepada anak.
4. Jangan terlalu sering melarang