Hal yang tak masuk akal, Gibran mengaku selama lima hari hilang itu tidak merasakan pergantian langit siang ke malam. "Lima hari itu terang saja, nggak ada malam," kata dia.
Ia sempat berupaya keluar dari tempat yang dilihatnya menyerupai tebing. Namun upayanya itu selalu gagal.
Baca Juga:
Urai Kemacetan Mudik hingga Tangani Banjir, Gibran Dorong Penerapan Teknologi AI
"Naik ke tebing, tapi jatuh," ujar Gibran.
Gibran menghilang misterius dalam proses pendakian di Gunung Guntur, Kabupaten Garut, Jawa Barat. Kisah bermula saat dia bersama 13 orang rekannya mendaki pada Sabtu (18/9).
Hari Sabtu, mereka tiba di kawasan Pos 3 sekira pukul 17.00 WIB. Karena sudah gelap, mereka memutuskan untuk bermalam di sana.
Baca Juga:
Bupati Donggala Laruni Banyak ASN ‘Main Proyek’: Sudah Tahu Siapa Saja
Keesokan harinya, rombongan memutuskan untuk melanjutkan perjalanan. Namun, Gibran dikabarkan enggan ikut dan memilih bertahan di tenda.
Sekitar empat jam kemudian rombongan kemudian kembali ke Pos 3 dari puncak. Mereka kaget saat Gibran tidak ada di tenda.
Sejak saat itu, Gibran menghilang hingga akhirnya ditemukan Jumat petang oleh tim SAR gabungan di Curug Cikoneng. Jaraknya sekitar 750 meter dari dari Pos 3. [rin]