Atau, bisa juga saat hilang dengan istirahat, dan kembali lagi ketika kita melanjutkan aktivitas.
Klaudikasio intermiten juga dapat membuat kaki mati rasa, lemah, berat, atau lelah.
Baca Juga:
Wujudkan Rutan Bebas Narkoba, Rutan Sidikalang Kembali Gelar Razia Gabungan Insidentil
Meskipun kemungkinan besar menyerang betis, rasa nyeri ini juga dapat menjalar ke paha dan bokong.
Rasa sakitnya pun bisa cukup parah, sehingga membatasi kemampuan kita untuk berpartisipasi dalam aktivitas fisik.
Selain kaki kram, PAD juga dapat menyebabkan rasa terbakar atau nyeri pada kaki dan jari-jari kaki saat beristirahat, terutama pada malam hari saat berbaring datar.
Baca Juga:
Disaksikan Prabowo dan Presiden Lee, Indonesia–Korea Selatan Sepakat Perluas Kolaborasi Energi
Gejala lainnya termasuk kulit dingin pada kaki, kemerahan atau perubahan warna lain pada kulit, infeksi yang lebih sering terjadi, serta luka pada jari kaki dan luka kaki yang tidak kunjung sembuh.
Penyebab lain kaki kram
Kaki kram mungkin tidak selalu merupakan tanda kolesterol tinggi. Hal ini juga dapat disebabkan oleh: