Pertama adalah menggunakan gigi untuk membuka sesuatu yang keras, seperti membuka penutup botol.
Pasalnya beberapa orang memiliki kebiasaan membuka penutup botol dengan gigi.
Baca Juga:
Junta Militer Myanmar Umumkan Gencatan Senjata Sementara Pascagempa Mematikan
Kedua, menggigit sesuatu yang keras seperti cangkang kepiting.
Idealnya makan kepiting harus menggunakan alat untuk membuka cangkang tersebut, jika hal tersebut dilakukan dengan gigi dapat mempengaruhi kesehatan gigi.
drg. Anastasia memaparkan jika gigi digunakan untuk membuka benda terlalu keras atau makan sesuatu terlalu kerasa dapat mengalami proses fraktur gigi.
Baca Juga:
Indonesia Siap Mitigasi Dampak Negatif Tarif Impor AS Terhadap Produk Buatan Indonesia
Fraktur gigi adalah kondisi dimana gigi mengalami retakan atau patah akibat kebiasaan buruk tersebut dan dapat berpengaruh pada persendian gigi atau sendi temporomandibular.
Kebiasaan lain yang mempengaruhi persendian gigi adalah kebiasaan menggigit bibir, baik bibir atas ataupun bawah.
Menurut drg. Anastasia, kondisi ini dapat memicu kejadian maloklusi karena perubahan posisi dari gigi geligi pada rahang yang diakibatkan karena aktivitas menggigit tadi.