Aroma seperti amonia atau pemutih pada vagina bisa jadi merupakan tanda masalah kesehatan.
Penyebab pertama adalah urine yang mengandung produk sampingan berupa amonia atau urea.
Baca Juga:
Kemenag Sumedang Peringati Hari Amal Bhakti ke-80, Wakil Bupati Pimpin Upacara dan Serahkan Penghargaan
Perlu diingat, urine berbau amonia yang kuat merupakan tanda dehidrasi.
Kedua, aroma amonia pada vagina bisa disebabkan oleh bakteri vaginosis. Selain itu, bakteri vaginosis juga menyebabkan gejala keputihan, gatal, dan rasa terbakar.
5. Aroma asap
Baca Juga:
Memperingati Hari Ulang Tahun Legiun Veteran RI, Pemkab Karo Ziarah ke Makam Pahlawan
Penyebab bau tak sedap yang mirip bau asap pada vagina bisa disebabkan oleh stres emosional.
Tubuh mengandung dua jenis kelenjar keringat, yakni apokrin dan ekrin. Kelenjar ekrin menghasilkan keringat untuk mendinginkan tubuh dan kelenjar apokrin merespons emosi.
Ketika stres, kelenjar apokrin menghasilkan cairan yang jika mengenai bakteri vagina di vulva, bisa menghasilkan aroma yang menyengat.