Seledri juga mengandung senyawa bernama luteolin yang juga dapat mencegah peradangan pada sel otak.
Penelitian menunjukkan bahwa ekstrak seledri bertindak bagai obat antiinflamasi, seperti aspirin dan ibuprofen.
Baca Juga:
Junta Militer Myanmar Umumkan Gencatan Senjata Sementara Pascagempa Mematikan
Mungkin juga memiliki efek mengurangi rasa sakit. Selain itu, mungkin bermanfaat untuk melindungi Anda dari kerusakan lambung akibat penggunaan obat antiinflamasi nonsteroid (NSAID).
5. Menurunkan tekanan darah
Seledri mengandung fitokimia dalam jumlah tinggi yang dikenal sebagai phthalides. Senyawa ini melemaskan otot-otot arteri dan meningkatkan aliran darah.
Baca Juga:
Indonesia Siap Mitigasi Dampak Negatif Tarif Impor AS Terhadap Produk Buatan Indonesia
Selain itu, seledri kaya akan nitrat yang juga membantu mengendurkan otot polos pembuluh darah. Itu semua membuat seledri bermanfaat untuk menurunkan tekanan darah.
Pengobatan tradisional China juga sudah menggunakan seledri baik dalam bentuk segar atau ekstrak untuk membantu menurunkan tekanan darah tinggi.
6. Mengurangi risiko kanker