Krtnews.id | Penerbangan internasional di Bandara I Gusti Ngurah Rai Denpasar kembali dibuka pada Kamis (4/2/2022), ditandai dengan mendaratnya pesawat Garuda Indonesia dari Jepang.
Sejumlah pihak pelaku pariwisata menyambut hal ini dengan positif.
Baca Juga:
Buntut Ancaman Tarif AS, Kuba Menangis Kehabisan Bahan Bakar Pesawat
Setelah beberapa bulan sepi oleh kehadiran wisatawan mancanegara, pelaku industri pariwisata seolah mendapat angin segar dari diterapkannya kebijakan tersebut.
Hal itu disampaikan Ketua PHRI (Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia) Badung, I Gusti Ngurah Rai Suryawijaya.
"Kami tentu sangat apresiasi dan mendukung pemerintah untuk membuka kembali perjalanan internasional, khususnya ke Bali karena sesuai harapan kami yang sering menyampaikan aspirasi kepada pemerintah pusat," kata dia, Jumat (4/2/2022).
Baca Juga:
Tahun 2027, Semua Penerbangan Internasional ke Indonesia Wajib Pakai Avtur Ramah Lingkungan
Senada dengan Ketua PHRI Badung, kelompok Asita (Association of The Indonesian Tours and Travel Agencies) Bali juga menyambut baik kabar ini.
"Asita sangat menyambut baik re-opening border internasional ini. Berbagai kemudahanan seperti regulasi visa dipermudah dan karantina pakai bubble, ini merupakan sesuatu yang menarik wisatawan untuk berlibur ke Bali," ujar Ketua ASITA Bali, I Putu Winastra.
Persiapan pelaku industri pariwisata di Bali