"Belum ada di lapangan ditemukan SKAB, nanti akan kami lakukan cek lebih rutin lagi," terang Dewa.
Jika memang ditemukan SKAB di lokasi tambang ilegal, Dewa akan mengusutnya sampai tuntas.
Baca Juga:
Rp 992 Triliun Menguap dari Emas Ilegal, Bareskrim Geledah Toko dan Tempat Pemurnian di Jatim
Sebab, jika hal itu benar, diyakini ada oknum pejabat pemerintah daerah maupun oknum lain yang main mata dengan pelaku tambang ilegal.
"Kalau memang ada tambang ilegal punya SKAB, siapa yang jual SKAB ini? Kita cari nanti, sampai ke situ nanti (penyelidikannya)," tambahnya.
Lebih lanjut, Dewa memberi peringatan kepada siapa pun yang hendak bermain curang dalam aktivitas pertambangan.
Baca Juga:
Dua Eks Kadistamben Kukar Ditahan, Dugaan Korupsi Izin Tambang Rugikan Negara Rp500 Miliar
Sebab, selain merugikan negara, oknum yang bermain curang juga akan menerima konsekuensi hukum jika terbukti bersalah.
"Ini sekalian sebagai ultimatum kepada semuanya, jangan ada yang main-main deh, biar tidak merugi untuk semua kita tidak segan juga untuk sikat sampai akarnya," pungkas Dewa. [jat]