Menurut Tiko, defisit Garuda bahkan lebih besar dibanding Jiwasraya.
"Jadi, ini rekor. Kalau dulu rekornya dipegang Jiwasraya, sekarang sudah digeser Garuda," ujarnya.
Baca Juga:
OKI Kutuk Serangan Teroris di Zamfara Nigeria, Puluhan Warga Tewas dan Perempuan-Anak Diculik
Benarkah demikian?
Berdasarkan catatan media, PT Asuransi Jiwasraya (Persero) mengumumkan gagal bayar pada Oktober 2018.
Jiwasraya tak mampu melunasi klaim polis nasabah sebesar Rp 802 miliar.
Baca Juga:
Real Madrid dan PSG Amankan Tiket 16 Besar, Slot Liga Champions Resmi Terisi
Laporan keuangan Jiwasraya pada 2017 mencatat aset perusahaan sebesar Rp 23,26 triliun.
Sedangkan total kewajiban mencapai angka Rp 50,5 triliun.
Ekuitas negatif Rp 27,24 triliun.