Aan mengatakan akhir pertemuan itu akan ditutup dengan penandatanganan dokumen dan Deklarasi ASEAN Coast Guard, yang salah satunya akan melahirkan Confident Building Nation (CBN) untuk membangun kepercayaan sesama penegak hukum di laut.
Sebanyak delapan negara hadir dalam ASEAN Coast Guard Forum yang pertama digagas di tahun 2022 tersebut, yakni Kamboja, Malaysia, Myanmar, Indonesia, Filipina, Thailand, Singapura, dan Vietnam; sementara Laos dan Brunei Darussalam berhalangan hadir.
Baca Juga:
Junta Militer Myanmar Umumkan Gencatan Senjata Sementara Pascagempa Mematikan
Badan Penegak Maritim Malaysia Admiral Maritime Dato' Mohd Zubil bin Mat Som mengapresiasi inisiatif Bakamla RI soal pembentukan forum tersebut.
"Kita tahu kita sedang banyak isu penyelarasan dan kejahatan lintas wilayah, tidak ada yang bisa kerja sendiri-sendiri untuk menangani isu ini. Kita harus kerja sama, berbagi informasi, dan semuanya. Jadi, kami ingin menyampaikan bahwa Malaysia mendukung inisiatif ini," ujar Mohd Zubil.
Zubil juga setuju dengan saran bahwa Indonesia akan menjadi ketua pada ASEAN Coast Guard Forum 2023, yang bertepatan dengan keketuaan Indonesia dalam KTT ASEAN.(jef)