Sementara itu, Siti Nurbaya menambahkan, Jokowi memiliki program kemasyarakatan yang menginginkan proses ekonomi Indonesia berdikari. Di Kementerian LHK, ada program Perhutanan Sosial yang juga membutuhkan dukungan dari berbagai pihak demi menunjang aspek ekonomi masyarakat.
"Dibutuhkan kemudian untuk ekonomi kemasyarakatan ini adalah akses kelola kawasan, harus ada lahannya. Tetapi itu saja enggak cukup, harus ada kesempatan berusahanya. Maka sangat relevan ada Menteri BUMN dan Menteri UKM, hari ini saya diundang untuk berdiskusi tentang hal tersebut," jelas Siti.
Baca Juga:
BPK Perwakilan Sumut Terima LKPD Unaudited TA 2025 dari Pemkab Karo Tepat Waktu Sesuai Amanat Undang-Undang
Dengan adanya kerja sama lintas pihak, maka program ekonomi kemasyarakatan bisa ditingkatkan. Di samping itu, Siti menginginkan pertumbuhan ekonomi tetap seimbang dengan kelestarian alam.
"Jadi tetap membangun pusat-pusat pertumbuhan ekonomi domestik, tetapi sekaligus namanya argoforestry kopi ya, juga artinya menjaga kelestarian, karena keduanya ini harus seimbang," tegas Siti.
Lebih lanjut, Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto mengatakan pihaknya punya tanggung jawab mengawal pemerintahan. Dia mengharapkan dialog tiga menteri ini bersama dengan pelaku UMKM dan petani bisa menghasilkan formulasi untuk meningkatkan sektor kopi dari hulu hingga hilir. PDIP akan menggelar festival kopi pada 11-13 Maret 2022.
Baca Juga:
Arus Mudik Lebaran Usai, PLN Catat Lonjakan Penggunaan SPKLU Lebih dari 4 Kali Lipat Dibanding Tahun 2025
"Akan diadakan Festival Kopi Tanah Air selama tiga hari dan nanti kita rasakan bahwa di balik kopi yang pahit itu tersembunyi kekuatan ekonomi yang luar biasa," kata Hasto.
[kaf]