WahanaNews-Tani | Kepala Pusat Pendidikan Pertanian (Kapusdiktan), Idha Widi Arsanti, tinjau pelaksanaan Pelatihan Bahasa Jepang bagi Mahasiswa Tingkat akhir di Politeknik Pembangunan Pertanian Yogyakarta Magelang (Polbangtan YoMa).
Idha meninjau langsung proses pembelajaran guna memastikan kegiatan berjalan lancar sekaligus memberikan kuliah motivasi kepada peserta pelatihan yang berada di Kampus Pertanian Yogyakarta dan Kampus Peternakan Magelang.
Baca Juga:
Tarif 32% Trump Ancam Ekspor Indonesia, Pemerintah Didesak Bertindak Cepat
Kegiatan pelatihan bahasa ini merupakan salah satu langkah Pusat Pendidikan Pertanian (Pusdiktan) untuk meningkatkan kualitas SDM, khususnya Mahasiswa Polbangtan agar mempunyai nilai tambah dalam persaingan pasca kampus nantinya.
"Kegiatan pelatihan bahasa Jepang ini merupakan salah satu rangkaian program magang Jepang yang bertujuan untuk menyiapkan Mahasiswa menjadi Specified Skilled Worker atau SSW yang akan dikirim ke Jepang selama 3 tahun," jelas Idha.
Untuk dapat lolos menjadi SSW, peserta harus melalui dua tahapan ujian yaitu ujian bahasa Jepang dan ujian Ketrampilan teknis.
Baca Juga:
Sambut Urbanisasi Pascamudik, Pemkot Bandung Siapkan Langkah Antisipatif
"Mahasiswa Polbangtan saya yakin sudah tidak diragukan lagi kemampuan teknisnya karena selama kuliah 4 tahun benar-benar digembleng di lapangan. Pembekalan bahasa Jepang ini tentunya akan meningkatkan kesempatan mereka untuk lolos,” kata Idha.
Lebih lanjut, Idha menjelasakan, bahwa dalam pelaksanaannya Pusdiktan juga menggandeng Persol Global Workforce Co. Ltd, perusahaan pengembang SDM yang berasal dari Jepang. Kegiatan pelatihan tersebut dilaksanakan intensif selama 3 bulan.
"Peserta dilatih intensif oleh instruktur baik instruktur native maupun instruktur dari Indonesia selama 3 bulan secara hybrid," ucap dia.