Setelah itu, buat lubang tanam berukuran 60 x 60 x 60 cm dengan jarak antar lubang 9 x 9 x 9 m. Tanah galian bagian atas diambil dicampur dengan pupuk fosfat sebanyak 300 g. Kemudian, tanah dimasukkan kembali ke dalam lubang tanam.
Penanaman
Baca Juga:
Posko ESDM RAFI 2026 Resmi Ditutup, Pasokan Energi Dipastikan Aman dan Terkendali
Cara menanam kelapa yaitu dengan meletakkan bibit kelapa pada lubang tanam yang sudah dibuat. Penanaman dilakukan dengan arah yang sama agar distribusi cahaya matahari merata.
Bibit yang sudah ditanam kemudian ditimbun dengan sisa tanah galian. Lalu, padatkan dengan ketebalan 3 sampai 5 cm di atas sabut kelapa.
Perawatan tanaman
Baca Juga:
Hadiri Rapat Paripurna DPRD Karo,Bupati Karo Sampaikan Nota Pengantar LKPH Tahun 2025
Perawatan tanaman dilakukan untuk meningkatkan pertumbuhan dan produktivitas tanaman. Kegiatan perawatan yang diperlukan yaitu pemupukan dan pengendalian hama serta penyakit.
Pemupukan dilakukan dua kali yakni pemupukan tanaman belum menghasilkan (TBM) dan pemupukan tanaman menghasilkan (TM). Pemupukan TBM dilakukan saat tanaman berumur 1 bulan dengan jenis pupuk yang diberikan yaitu pupuk nitrogen sebanyak 100 g/pohon.
Pemupukan ini dilakukan 2 kali setahun di awal dan akhir musim hujan. Sementara itu, pemupukan TM dilakukan mulai tahun ke-5 dengan interval pemupukan 2 tahun sekali.