Untuk diketahui, dampak cuaca ekstrem yang telah pada pekan lalu mengakibatkan lima desa di Kecamatan Pujut dan Kecamatan Praya Timur terendam banjir.
Selain itu belasan pohon tumbang serta disapu angin kencang dan bukit di jalan Bypass Mandalika longsor.
Baca Juga:
Taman Baca Inklusi STPL Bekasi: Ruang Literasi Ramah Anak dan Disabilitas
Dalam peristiwa bencana alam tersebut tidak ada korban jiwa dan pemerintah daerah juga telah menyalurkan bantuan Sembako kepada masyarakat yang terdampak.
"Cuaca ekstrem itu hanya mengakibatkan rumah warga terendam. Namun, air telah surut setelah hujan berhenti," kata Kepala BPBD Lombok Tengah, H Ridwan Maruf di Praya, Senin (26/12/2022).
Dampak cuaca ekstrem yang terjadi selama tiga hari tersebut mengakibatkan 232 KK di Desa Bangket Parak terdampak genangan banjir setinggi kaki orang dewasa.
Baca Juga:
Wisatawan di Monas Jadi Korban Parkir Liar, Ban Mobil Kempis Usai Bayar Jukir
Kemudian di Desa Mertak sebanyak 70 KK, Desa Kuta 15 KK, Kidang 120 KK dan Desa Bilelando 20 KK terendam banjir dari 120 KK yang terdampak.
"Rumah warga tidak ada yang rusak akibat banjir. Namun, ada 9 unit rumah rusak tertimpa pohon tumbang," katanya.(jef)