Selain itu, pada penelitian praklinis menyebutkan, bahwa paparan BPA berisiko menyebabkan masalah reproduksi dan meningkatkan risiko kanker payudara dan prostat.
Selanjutnya, beberapa penelitian dengan metode observasional juga menemukan fakta bahwa tubuh yang terkontaminasi kadar BPA tinggi berpotensi meningkatkan risiko terjadinya resistensi insulin, diabetes tipe 2, dan obesitas.
Baca Juga:
Bersihkan Tubuh dengan 7 Minuman Detoks Rumahan
Untuk itu kita perlu mengganti kemasan makanan plastik dengan kemasan lain yang lebih ramah lingkungan serta tidak mengandung BPA, seperti kemasan stainless steel, gelas kaca, ataupun bambu.
2. Lemak Trans Buatan
Lemak trans buatan dibuat dengan memompa hidrogen menjadi minyak tak jenuh seperti minyak kedelai dan minyak jagung untuk mengubahnya menjadi lemak padat serta digunakan dalam berbagai makanan olahan, seperti margarin dan makanan ringan.
Baca Juga:
Puluhan Siswa SMKN 1 Lobalain Diduga Keracunan Usai Makan Kue dari Toko Kevin Bakery
Namun, penelitian praklinis dengan metode observasional telah berulang kali menunjukkan bahwa konsumsi lemak trans dapat menyebabkan peradangan dan memiliki efek negatif pada kesehatan jantung.
Oleh karena itu, kita perlu memperhatikan setiap komposisi pada makanan kemasan, dan pilihlah yang tidak mengandung lemak trans untuk meminimalisir risiko kesehatan yang akan terjadi.
3. Hidrokarbon aromatik polisiklik