Pasalnya bisa menimbulkan masalah pada organ ginjal.
Berbeda bila dikonsumsi dalam jangka waktu yang lama, namun dibawah pengawasan dari dokter.
Baca Juga:
BPK Perwakilan Sumut Terima LKPD Unaudited TA 2025 dari Pemkab Karo Tepat Waktu Sesuai Amanat Undang-Undang
"Pemantauan dari dokter dengan dosis yang tepat, mungkin tidak akan terjadi masalah," ucap Radyan.
Oleh karena itu ia menghimbau, dalam penggunaan suplemen ini diawasi oleh dokter.
Bisa dari dokter spesialis kulit.
Kandungan pada Suplemen Pemutih Kulit
Baca Juga:
Arus Mudik Lebaran Usai, PLN Catat Lonjakan Penggunaan SPKLU Lebih dari 4 Kali Lipat Dibanding Tahun 2025
Radyan menuturkan, berbagai produk suplemen pemutih kulit yang beredar memiliki kandungan yang berbeda-beda.
"Setiap merek itu memiliki berbeda-beda kandungan, dengan berbeda-beda keunggulan yang mereka tawarkan," jelasnya.
Namun mayoritas kandungan pada produk suplemen pemutih tersebut adalah: