Jika seseorang memang memiliki riwayat dermatitis atopik sedari kecil ataupun dermatitis kontak akan mengalami kulit sensitif.
Secara garis besar dermatitis kontak dibagi menjadi dua, yaitu dermatitis kontak iritan dan dermatitis alergi.
Baca Juga:
Wujudkan Ketahanan Pangan ,Pemkab Karo dan Polres Karo Panen Raya Jagung Serentak di Tigapanah
Sebagai contoh pada dermatitis kontak yakni kulit mengalami dermatitis ketika kulit berkontak dengan zat-zat yang bersifat iritatif.
Bahan-bahan yang bersifat iritatif dan sering dijumpai adalah detergen, sabun, ataupun pengharum.
Apabila orang menderita dermatitis dan melakukan kontak dengan zat tersebut akan beresiko mengalami dermatitis iritatif.
Baca Juga:
Dorong Pertumbuhan Ekonomi Karo 2026,Bank BRI Gandeng Insan Pers Perkuat Ekosistem UMKM dan Desa
Selain kondisi pasien dermatiits, pasien juga bisa mengalami Acne rosacea.
Gambaran besar dari Acne rosacea yakni adanya pelebaran pembuluh darah dan peradangan pada kulit wajah terutama yang mengenai pipi bagian dalam, hidung, dagu, dan juga kening.
Beberapa contoh penyakit tesebut membuat skin barrier menjadi lemah, sehingga kulit lebih sensitif.
[kaf]