1. Sesak Napas
Asam lambung yang 'bocor' ke kerongkongan dapat memicu refleks saraf sehingga saluran udara menyempit. Akibatnya, seseorang acap kali mengalami sesak napas. Bahkan, penelitian telah menunjukkan hubungan antara GERD dan asma.
Baca Juga:
Pangdam I/BB Kunker Kewilayah Brigif TP 37/HS, TNI Mendukung Pembangunan dan Keamanan di wilayah Kabupaten Karo
Dikutip dari Cleveland, lebih dari tiga perempat pengidap asma kronis juga mengalami GERD. Gejala ini semakin memburuk setelah makan, berbaring, atau berolahraga.
2. Batuk Terus-menerus
Iritasi saluran napas berulang akibat asam lambung naik juga menyebabkan batuk tak kunjung sembuh hingga berbulan-bulan. Hal ini harus diwaspadai untuk menekan risiko kerusakan jaringan di sekitarnya.
Baca Juga:
Lamhot Sinaga Soroti Perlindungan Pelaku Kreatif Usai Kasus Amsal Sitepu Viral
3. Suara Serak
Paparan berulang terhadap asam lambung dapat memengaruhi kotak suara. Akibatnya, pengidap GERD acap kali mengalami ketidaknyamanan saat berbicara dan perubahan suara. Suara serak akibat refluks asam dan GERD biasanya lebih parah di pagi hari ketika bangun tidur.
4. Regurgitasi