"Kami mohon bantuannya untuk penyelesaian pembayaran seperti apa. Karena kami sebagai pelaksana pembangunan ingin memastikan bahwa tanah itu memang bisa digunakan tanpa merugikan pihak tertentu," ujarnya.
Sementara itu, Kantor Pengadaan Tanah Kanwil Jawa Tengah menyebutkan tengah melakukan penetapan tanah musnah di kota Semarang dan kabupaten Demak tersebut. Mencakup tahap investarisasi, identifikasi, dan pengkajian oleh tim terdiri dari BPN dan instansi teknis terkait seperti pengairan, pertanian dan lainnya.
Baca Juga:
OTT KPK di OKU Sumsel Tangkap Kadis PUPR, Kontraktor dan 3 Anggota DPRD
Sebelumnya, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan, jalan tol ini diharapkan mengurangi kemacetan lalu lintas secara signifikan di kawasan Kaligawe dan Bandara Ahmad Yani yang kerap macet.
"Keberadaan Tol Semarang-Demak yang terintegrasi dengan tanggul akan memperkuat daya tahan Semarang bagian utara dalam menghadapi banjir rob," kata Basuki dalam rilis yang diterima. [tum]