Adapun alasan kedua Softbank cabut dari Indonesia, disebutkan Luhut karena ditinggalkan oleh investor utamanya. Sehingga ia tak memiliki cukup modal untuk berinvestasi di IKN Nusantara.
Adapun investor utama Softbank adalah Softbank Vision Fund yang berasal dari Timur Tengah. Sejak 2017, sumber dana utama SoftBank berasal dari sana dan juga Arab Saudi dan Uni Emirat Arab (UEA).
Baca Juga:
Luhut: Program MBG Turunkan Kemiskinan
Sekarang keduanya memilih untuk meninggalkan SoftBank Corp.
"Nah sekarang dana dari yang tadinya ke SoftBank itu dana vision keduanya itu enggak jalan," kata dia.
3. RI Dekati Arab Saudi-UEA
Baca Juga:
RUU KUHAP: Peradi Luhut Usul Advokat Dapat Imunitas Profesi
Lanjut Luhut, mundurnya SoftBank dari IKN Nusantara membuat pemerintah terus mencari cara mancari sumber pendanaan baru. Salah satunya dari Arab Saudi-UEA yang saat ini akan didekati oleh pemerintah.
Dimana potensi investasi dari kedua negara tersebut cukup besar. Dari SWF UEA saja berpotensi mencapai US$ 20 miliar. Kemudian dari Arab Saudi masih dalam kajian.
"Itu Prince (Arab Saudi) minta masuk ke situ. Kalau beliau angkanya berapa sedang kita godok pertemuan secara virtual dengan timnya," jelasnya.