Akan tetapi, Jokowi meyakini bahwa dirinya bisa memakukan tugas tersebut. Sebab, dia dianggap telah memiliki pengalaman menghadapi krisis karena dirinya sudah dua kali melewati masa krisis, yakni krisis yang terjadi pada 1998 dan 2008.
“Benar juga pengamatan beliau, setiap kali ada krisis, Indonesia berhasil melakukan reformasi besar. Contoh 98 itu reformasi politik paling besar terjadi gara-gara krisis,” ungkap dia.
Baca Juga:
DPC GAMKI Tapteng Masa Bakti 2025-2028 Dilantik, Plt Kadis Pertanian: GAMKI Wadah Aspirasi dan Penggerak Peran Pemuda
“Buat saya di sektor keuangan, reformasi paling besar juga terjadi di tahun 98, bank ditutup, dimerger, itu terjadinya di 98,” imbuh dia. [tum]