Kondisi itu tentunya harus diwaspadai para nelayan jika ingin melaut.
"Karena dengan kondisi anging seperti itu apalagi misalnya hujan, kadang anging bisa berhembus sampai 20 knot atau 40 kilometer per jam," tuturnya.
Baca Juga:
ALPERKLINAS Apresiasi Kolaborasi PLN dan PHRI yang Siap Wujudkan Bali Jadi Pusat Pariwisata Hijau
Sementara itu, aktivitas di Pelabuhan Paotere Makassar, masih terpantau normal.
Kapal-kapal nelayan maupun pelayaran masih beraktivitas normal.
"Masih (bagus), tidak (bahaya) ji. (Aktivitas) masih seperti biasa," sebut seorang nelayan, Anca.
Baca Juga:
PLN Bersama SKK Migas Gandeng University of Dundee Gelar Public Lecture, Kolaborasi Untuk Transisi Energi
Menurut Ansar, nelayan sudah tahu kondisi kapan harus berhenti melaut dengan melihat kondisi cuaca yang ada.
"Kalau hujan deras memang itu jarang ji nelayan pergi melaut," bebernya. [jat]