Tidak hanya berperan dalam pilar pertama dalam menuju poros maritim dunia, HUMI turut berkomitmen mendorong pengembangan infrastruktur dan konektivitas maritim sebagaimana tercantum dalam pilar ketiga dalam kelima pilar yang tercantum dalam rencana tersebut.
Upaya itu terlihat dari deretan bisnis Perseroan yang saat ini aktif dijalankan pada industri perkapalan.
Baca Juga:
PLN UID Jakarta Raya Tuntaskan Misi Recovery Kelistrikan Aceh, 90 Personel Berhasil Pulihkan Ratusan Aset dan 441 Pelanggan
Hingga saat ini, HUMI tercatat memiliki sebanyak enam segmen usaha yang bergerak pada berbagai lini penting untuk memajukan industri kemaritiman Tanah Air.
Keenam segmen itu meliputi distribusi dan infrastruktur LNG, transportasi minyak, transportasi kimia, layanan aktivitas pelabuhan seperti pandu dan tunda kapal, penyediaan awak kapal, serta pendidikan maritim.
Seluruh segmen usaha itu dijalankan HUMI melalui berbagai anak usahanya.
Baca Juga:
Perkuat Keamanan Digital, Pemkab Karo Jalin Kerja Sama Sertifikat Elektronik dengan BSSN RI,Layanan Administrasi Lebih Cepat
Seluruh segmen usaha tersebut pun masing-masing memiliki kontribusi untuk kemajuan industri maritim nasional yang berpotensi meningkatkan sumber pendapatan bagi negara.
Hal itu seperti yang disampaikan oleh Direktur Utama HUMI Tirta Hidayat.
“Melalui segmen bisnis yang dijalankan mulai dari kebutuhan jasa sewa kapal, jasa shipping management hingga ketersediaan awak kapal termasuk pengembangan awak melalui Pusat Pelatihan Awak Kapal,” katanya, dikutip Sabtu (10/12/2022).