Latma ini akan menampilkan tiga fase berbeda selama dua minggu ke depan.
Fase pertama
Baca Juga:
Tiga Prajurit TNI Gugur dalam Dua Serangan Beruntun di Lebanon Selatan
Fase ini akan lebih banyak berlangsung di ruang kelas dengan serangkaian pertukaran pakar materi pelatihan.
Fase ini akan membahas topik-topik seperti kesadaran dan intelijen bidang maritim, sistem pesawat nirawak, band, urusan publik, penyelaman dan konstruksi bawah air, perlindungan kekuatan, hukum, dan medis.
Fase kedua
Baca Juga:
Ketua DPRD Karo Adakan Acara Halal Bihalal Idul Fitri 1447 H, Bupati Karo: Tanah Karo Dikenal Dengan Nilai Toleransi dan Keberagaman Yang Kuat.
Fase ini akan mencakup aplikasi praktis dari informasi yang dibagikan saat pertukaran di dalam kelas, serta mendirikan pusat komando dan kendali bilateral.
Pada tahap ke-tiga, pusat komando dan kendali bilateral akan mengendalikan operasi pendaratan di laut dan pantai oleh pasukan Indonesia dan AS yang berpartisipasi.
“Angkatan Laut kami telah menjaga hubungan bilateral yang kuat selama beberapa dekade,” kata Laksamana Muda Jayadi. “Banyak pertemuan dan latihan bilateral telah dilaksanakan dengan kinerja tingkat tinggi untuk meningkatkan saling pengertian yang strategis.”