Kegiatan tersebut, lanjut Rudi, juga merupakan langkah tindak lanjut dari peningkatan sektor pariwisata yang menjadi peluang peningkatan ekonomi UMKM.
Pertamina mendukung program pemerintah dalam upaya percepatan pemulihan ekonomi nasional melalui pemberdayaan UMKM sektor pariwisata dan ekonomi kreatif.
Baca Juga:
Wujudkan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan, Srikandi PLN UP3 Garut Gelar Aksi Sosial Pasca Nataru
Oleh karena itu, kata Rudi, pihaknya bekerja sama dengan Kemenparekraf untuk memberdayakan dan mengembangkan serta memfasilitasi UMKM melalui business matching.
Kegiatan ini digelar untuk mempertemukan pelaku UMKM dengan industri perhotelan. Sebagai informasi, Temu Bisnis Penguatan Rantai Pasok Industri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif di DPSP Toba dihadiri oleh Kepala Dinas Pariwisata Sumatera Utara, Deputi Bidang Industri & Investasi, Senior Manager Pemberdayaan UMK PT Telkom dan Direktur Management Industri Kemenparekraf.
Kegiatan tersebut menghadirkan sesi presentasi oleh pelaku UMKM dan dilanjutkan dengan penandatanganan nota kesepahaman antara pihak UMKM dan hotel.
Baca Juga:
Rachmat Kaimuddin Sebut Perekonomian Indonesia Saat Ini Masih Bergantung Bahan Bakar Fosil
Dalam kesempatan itu, terdapat lima UMKM yang secara simbolis menandatangani kesepakatan kerja sama terkait rantai pasok produk-produk mereka dengan empat hotel.
Salah satu mitra binaan Pertamina yang hadir dalam acara temu bisnis tersebut, Mahdian, mengatakan bahwa sejak awal dirinya ingin bekerja sama dengan pihak hotel.
“Lewat kegiatan ini harapan saya bisa terwujud. Target pasar saya kebetulan sejalan dengan industri perhotelan yang membutuhkan aneka makanan ringan,” tuturnya.