Menurut Doni, setiap daerah memiliki jenis lebah yang berbeda, dan hal itu memengaruhi madu yang dihasilkan. Kini, sebanyak 7 peternak lebah telah bermitra untuk memenuhi kebutuhan menyuguhkan 30 varian rasa madu di Sarang Maduku.
Libatkan Mitra dan Komunitas untuk Kembangkan Usaha
Baca Juga:
Tindaklanjuti Tuntutan Mitra Angkutan Sewa Khusus Online, Dishub Sumut Gelar Rapat Bersama Aplikator
Strategi yang dilakukan Doni dalam mengembangkan usaha Sarang Maduku tentu berpengaruh terhadap penghasilan para mitra peternak lebah Sarang Maduku.
Seperti yang dialami oleh Eko Budiono yang mengaku kini sudah memiliki penghasilan tetap karena madunya terjual dengan stabil melalui Sarang Maduku.
"Saya bergabung dengan usahanya Mas Doni dan harga pasar yang dikasih mas Doni di atas harga peternak biasanya. Jadi lebih menguntungkan buat saya," ungkap Eko.
Baca Juga:
Ketua Bawaslu Sibolga : Jurnalis Mitra Strategis Menciptakan Pemilu yang Damai Berkualitas
Soal penghasilan, Eko menjelaskan biasanya penghasilan yang didapat tak menentu.
Namun, setelah bermitra dengan Sarang Maduku, Eko memiliki pendapatan bulanan dengan angka yang stabil. Ia juga dapat memutar modal untuk menambah ternak lebahnya dari yang awalnya hanya 30 kotak sarang lebah, menjadi 70 kotak.
"Alhamdulillah bisa seperti ini karena usaha online yang Mas Doni tekuni," pungkasnya.[zbr]