"Nah, oleh karena itu kemarin saya mengusulkan, kalau bisa subsidi (pangan) Rp 100 triliun per tahun selama tiga tahun," ujarnya di kantor Kementerian Perdagangan, Jakarta Pusat pada Ahad, 25 September 2022.
Zulkifli mengklaim sudah berkoordinasi dengan Menteri BUMN Erick Thohir dan lembaga yang berkaitan dengan pangan dalam negeri.
Baca Juga:
Pertanian Modern Ada di Tangan Generasi Muda
Ia mengatakan jika wacana ini dapat direalisasikan, petani tidak dibebani tugas tambahan yang bukan bidangnya. Harapannya agar petani bisa lebih produktif. Sehingga, dukungan pada petani pun dapat fokus terhadap teknologi dan pasar.
Direktur Eksekutif Center of Reform on Economics (CORE) Mohammad Faisal menilai usulan Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan soal subsidi pangan Rp 100 triliun untuk menyerap hasil panen petani sudah tepat.
"Pada dasarnya subsidi pangan ini memang dibutuhkan terutama untuk petani. Petani mesti diberikan insentif yang besar untuk terus mendorong mereka berproduksi," ujarnya.
Baca Juga:
Mentan Amran Minta Pegawai Lapor Kalau Temukan Korupsi
Alasannya, menurut Faisal, pangan merupakan kebutuhan yang sangat mendasar, sehingga pemerintah harus betul-betul menjaminnya. Kunci utamanya, kata dia, adalah meningkatkan kesejahteraan petani.
"Tapi masalahnya, ini semestinya dibuat satu sistem yang jelas dan berkesinambungan," ucapnya.
Faisal tak ingin program tersebut sebatas wacana atau bersifat jangka pendek. Subsidi itu, kata dia, sebaiknya tidak hanya diberikan tahun ini atau pada masa jabatan menteri tertentu. [jat]