Rosmiati, orangtua salah seorang peserta, Riski Anugrah Putra, mengaku senang dengan kegiatan positif yang diarahkan untuk anak-anak yang mendapatkan pengalaman baru.
"Jadi ini komplet, ada edukasi, sosialisasi, dan banyak pengalaman baru untuk anak-anak," ungkapnya.
Baca Juga:
Soal Sumbangan KSAD Maruli untuk Sumatra Rp650 Juta, TNI AD Buka Suara
Kristanto Irawan Putra, Koordinator Komunitas Ijo Lumut Salatiga, mengatakan program open trip ini diadakan untuk mengisi libur sekolah anak anak dan akan dibuka selama libur sekolah.
"Program ini ditujukan untuk anak usia TK dan SD, karena usia mereka menjadi pondasi untuk lebih mengenal dan menjaga alam kita. Termasuk areal persawahan yang menjadi garda depan untuk urusan konsumsi," ujarnya.
Menurut Kristanto, karena bersifat open trip maka pesertanya berasal dari berbagai sekolah dan daerah.
Baca Juga:
Pemerintah Kabupaten Tana Tidung Gelar Gerakan Pangan Murah di Kapuak
"Dengan ikut program ini, selain mendapat pengetahuan dan pengalaman, mereka bisa juga mendapat teman baru," paparnya.
Dia berharap apa yang didapat anak anak dengan kegiatan ini bisa terus diingat anak-anak sehingga mereka berperan dalam penyelamatan alam di masa mendatang.
"Kita sudah putaran ketiga mengadakan open trip ini, selain di Tapak Hapsari, juga mengunjungi sumber mata air Senjoyo, Taman Sidomukti," pungkasnya. [jat]