2. Mahfud MD Menilai Ada Banyak Kejanggalan
Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD menilai banyak kejanggalan dalam insiden yang mencoreng nama baik Polri itu.
Baca Juga:
Jenderal Maruli Tegaskan, Prajurit TNI Pelaku Penembakan 3 Polisi di Lampung Bakal Dipecat
"Kasus itu memang tak bisa dibiarkan mengalir begitu saja karena banyak kejanggalan yang muncul pada penanganan maupun penjelasan Polri sendiri yang tidak jelas hubungan antara sebab dan akibat setiap rantai peristiwanya," kata Mahfud dikutip dalam akunnya di Instagram @mohmahfudmd yang dipantau di Jakarta, Rabu (13/7).
3. Kapolri Membentuk Tim Khusus
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo turut mengambil sikap dalam penyelesaian kasus tersebut.
Baca Juga:
Kasus Penembakan Bos Rental: Permohonan Restitusi Ditolak, Ini Alasan Hakim
Jenderal Listyo membentuk tim gabungan guna mengusut tuntas kasus tersebut.
Jenderal bintang empat itu bahkan telah membentuk tim gabungan khusus yang dipimpin Wakapolri Komjen Gatot Eddy Pramono bersama Irwasum, Kabareskrim, Kabaintelkam, Asisten Kapolri Bidang SDM, melibatkan fungsi dari Provost, dan Paminal.
Tim ini bahkan akan melibatkan mitra eksternal Polri, yakni Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) dan Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM).