Wilayah Mataraman sendiri memiliki kontur pegunungan dan perbukitan, sehingga perlu mendorong perekonomian yang sesuai dengan karakterisktik alamnya.
Menurutnya, kekuatan ekonomi di kawasan tersebut berada di sektor agro hingga wisata budaya dan alam.
Baca Juga:
Liburan Akhir Tahun, Kementerian PU Operasionalkan 196 Km Tol Baru di Jawa dan Sumatera
"Jadi perancangan sistem jalan juga harus memperhatikan hal seperti itu. Agak berbeda dengan kawasan utara yang memang disana ada pelabuhan cukup besar dan tentu insentitas dan akses mobilitasnya agak berbeda. Di sini masalah konservasi harus menjadi pertimbangan juga dalam pengembangan wilayah," katanya.
Tengah dan Selatan Jawa
Baca Juga:
Tak Hanya di Indonesia, Bahasa Jawa Juga Digunakan di 5 Negara Ini
Selama ini, Hedi mengatakan, prioritas pembangunan memang diarahkan ke jalur Pantai Utara (Pantura), dengan meningkatkan travel time di kawasan tersebut.
Sebab, Pantura diibaratkan Hedi sebagai tulang punggung perekonomian nasional.
Namun, kini PUPR menilai perlu ada penyediaan akses ke tengah dan selatan Jawa.