WahanaNews.co | Penelitian yang diterbitkan dalam Biochemical Journal melaporkan bahwa kekurangan vitamin D telah dikaitkan dengan timbulnya diabetes yang dimulai dari timbulnya resistensi insulin.
Resistensi insulin menggambarkan sel-sel di otot, lemak, dan hati yang tidak merespons insulin dengan baik.
Baca Juga:
Utusan Khusus Rusia Kirill Dmitriev Umumkan Pembicaraan dengan Perwakilan Pemerintahan Trump
Akibatnya sel tersebut tidak dapat dengan mudah mengambil glukosa dari darah, dilansir TribunHealth.com dari Express, Senin (7/2/2022).
Sel beta pankreas dapat mengatasi resistensi ini dengan melepaskan lebih banyak insulin.
Namun, saat hiperaktivitas ini meningkat, sel akhirnya mengalami kematian dan timbul diabetes.
Baca Juga:
Junta Militer Myanmar Umumkan Gencatan Senjata Sementara Pascagempa Mematikan
Dalam hal vitamin D, kekurangannya berkontribusi pada resistensi insulin awal serta timbulnya diabetes yang disebabkan oleh kematian sel.
Vitamin yang didapat dari sinar matahari ini mampu mengurangi peradangan, yang merupakan bagian "utama" dalam memicu resistensi insulin.
“Ketika vitamin D kekurangan, banyak dari proses ini mulai menurun dan ini menjadi awal timbulnya penyakit seperti diabetes,” tulis penelitian tersebut.
Penelitian ini bukan satu-satunya yang melihat hubungan antara kedua kondisi tersebut.
Penelitian dari jurnal Nutrition, Metabolism & Cardiovascular Diseases juga melaporkan hubungan antara kekurangan vitamin D dan diabetes.
Karenanya perlu waspada jika mulai kekurangan nutrisi ini.
Tanda-tanda peringatan kekurangan vitamin D meliputi:
- Kelelahan
- Sakit tulang
- Kelemahan otot
- Nyeri otot
- Kram otot
- Perubahan suasana hati.
[kaf]