WahanaNews.co | Mengalami masalah tidur menjadi salah satu keluhan yang sering terdengar. Tidak menutup kemungkinan masalah tidur terjadi karena kebiasaan.
Tak jarang, sebagian masyarakat tertentu, memiliki kebiasaan untuk tidak tidur di malam hari.
Baca Juga:
Lisa Mariana Bongkar Dugaan Baru, Kisruh Perselingkuhan Ridwan Kamil Memanas
Kondisi demikian berlangsung dalam jangka waktu yang lama, dan sulit untuk dikembalikan.
Bila sudah terjadi demikian, bagaimana cara untuk mengatasinya?
Dilansir Tribunhealth.com dari tayangan YouTube KompasTV, Dokter Praktisi Kesehatan Tidur, Andreas Prasadja memberikan penjelasannya.
Baca Juga:
ALPERKLINAS Apresiasi Komitmen Pemerintah Dukung Energi Terbarukan dengan Beri Waktu 30 Tahun Perjanjian Jual Beli Listrik EBT ke PLN
Andreas menyebut, kondisi tersebut sudah masuk dalam kategori circadian rythm disorder atau gangguan ritme sikardian.
Untuk mengatasi kondisi ini, dokter harus melakukan pemeriksaan kepada pasien.
Pemeriksaan dilakukan untuk memastikan faktor penyebab gangguan tidur tersebut bisa terjadi.
"Kita harus lihat case by case, kebiasaan tidak tidurnya kenapa, apakah karena kesulitan tidur, atau karea aktivitasm dan lain sebagainya," ucap Andreas.
Dalam hal ini, dokter perlu melakukan penilaian terlebih dahulu.
Terhadap faktor penyebab dan meminta pasien untuk tidur sesuai dengan kemampuan pasien.
"Kalau bisa tidurnya jam 4 pagi, ya sudah. Nanti kita atur jadwal dan lain sebagainya," tambahnya.
Namun pada prinsipnya, untuk mengatasi kondisi ini, pasien dianjurkan untuk memulai tidur terlebih dahulu.
[kaf]