KRTNews.id | Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Tengah meningkatkan pengamanan di Kota Solo pasca aksi bom bunuh diri di Polsek Astana Anyar, Kota Bandung, Jawa Barat, Rabu (7/12) pagi.
Pengamatan ditingkatkan lantaran acara ngunduh mantu putra bungsu Presiden Joko Widodo (Jokowi), Kaesang Pangarep dan Erina Gudono digelar di Loji Gandrung dan tasyakuran Pura Mangkunegaran, Minggu (11/12).
Baca Juga:
Pemerintah Siapkan Dua Skema Huntap, 914 KK di Bener Meriah Dapat Huntara Terlebih Dahulu
Kapolda Jateng, Irjen Ahmad Luthfi menegaskan pihaknya telah melakukan Kegiatan Kepolisian yang Ditingkatkan (KKYD) untuk mengamankan wilayah Solo.
"Baik itu fungsi intelijen, fungsi reskrim untuk melakukan KKYD di seluruh batas kota," kata Luthfi saat ditemui di Mapolresta Surakarta.
Lutfhi mengatakan pihaknya ingin mempersempit ruang gerak para pelaku aksi teror di wilayah Solo dan sekitarnya.
Baca Juga:
PLN UID Jakarta Raya Tuntaskan Misi Recovery Kelistrikan Aceh, 90 Personel Berhasil Pulihkan Ratusan Aset dan 441 Pelanggan
"Semua anggota melakukan itu semua. Tidak ada sejengkal pun yang tidak diawasi oleh anggota kita," ujarnya.
Peningkatan keamanan, kata Lutfhi, juga dilakukan di sekitar lokasi acara ngunduh mantu Kaesang -Erina di Loji Gandrung serta di Pura Mangkunegaran.
"Di semua tingkatan. Regu peleton di ring tiga kita pertebal. Ring satu, ring dua kita pertebal," katanya.