Sejak dulu, lanjutnya, sebanyak 90 persen fokusnya adalah pasar dalam negeri, jika dibedakan dengan pasar perusahaan dan pemerintah.
Baca Juga:
Plh Bupati Banyumas Harap Banyumas Job Fair 2025 Kurangi Pengangguran dan Kemiskinan
Sementara itu, untuk hotel yang ia kelola di Bali yang juga memiliki pasar wisatawan mancanegara, pihaknya harus melakukan adaptasi di tengah pandemi dengan fokus ke pasar wisatawan Nusantara agar tetap hidup.
"Alhamdulillah selama dua tahun pandemi enggak ada satupun hotel yang kita tutup. Kita buka sekalipun dengan keterbatasan-keterbatasan fasilitas. Okupansi ada yang single digit, ada yang dua digit. Yang penting memang dua tahun terakhir ini kita harus survive," ujarnya.
Baca Juga:
KPU Banyumas Musnahkan Kelebihan Surat Suara Pilkada Serentak 2024 di Gudang
Sementara itu, ia tidak menampik bahwa varian Omicron juga memberi dampak terhadap hotel-hotel yang dikelola.