4. Polri: Tambang Sawahlunto yang Meledak Mengandung Gas Metana
Penyebab dari ledakan tambang batu bara di Sawahlunto masih diselidiki. Polri menyebut tambang batu bara tersebut mengandung gas metana.
Baca Juga:
Sambut Libur Sekolah, Tahura Gunung Kunci Sumedang Siap Jadi Destinasi Wisata Keluarga
"Diketahui kondisi lubang terdapat kandungan gas metana," ucap Kadiv Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo dalam keterangannya, Jumat (9/12/2022).
Dedi mengatakan dalam lubang tersebut juga terdapat runtuhan akibat letupan sebelum tambang meledak.
"Di samping itu terdapat beberapa reruntuhan akibat dari letupan kecil lubang tambang," tambahnya.
Baca Juga:
Muharram Berkah 1448 H, YBM PLN UID Jakarta Raya Salurkan Bantuan untuk 1.200 Generasi Penerus Bangsa
5. Kegiatan Operasional Tambang Dihentikan Sementara
Kegiatan tambang tersebut mengantongi Izin Usaha Pertambangan Batubara Nomor SK IUP OP No.570/1338-Periz/DPM-PTSP/VII/2020, tanggal 6 Juli 2020, Kota Sawahlunto, Sumatera Barat.
Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) pun menghentikan kegiatan operasional pasca ledakan di tambang Sawahlunto.