“Saat ini mereka sudah dievakuasi ke Tual untuk diobati, sementara yang satu tadi diobati di Puskesmas Elat,” jelasnya.
Bentrokan Ini mengakibatkan sejumlah fasilitas umum seperti bangunan sekolah SMP Negeri Kei Besar terbakar dan bangunan rumah milik warga juga terbakar.
Baca Juga:
Badan Geologi Kerahkan Tiga Tim Darurat Tangani Dampak Gempa M7,3 di Sulut dan Malut
“Ada bangunan seolah SMP dan SD Kei Besar yang terbakar. Tadi juga sempat terjadi pengrusakan dan pembakaran,” urainya.
Soal korban dari kedua belah pihak, saat ini Polda Maluku belum menerima data dari lokasi kejadian. Namun dari informasi sejumlah warga dari kedua kelompok yang bertikai ini mengalami luka bacok dan panah.
Sebelumnya bentrokan antara dua desa ini pernah terjadi pada 6 oktober 2022 lalu. Bentrokan terjadi dipicu masalah lahan antar kedua Desa. Sayangnya konflik antar warga ini Kembali terulang, pada sabtu pagi tadi.
Baca Juga:
Ancaman Tsunami Mengintai, Aktivitas Pesisir Dihentikan Pasca Gempa Laut Maluku
Saat ini, Polda Maluku telah menerjunkan aparat kepolisian untuk mengamankan dua lokasi bentrokan di dua desa di Kecamatan Kei Besar Maluku. [tum]