Biasanya ini merupakan medan yang berat untuk dikerjakan sehingga memerlukan metode konstruksi khusus.
Hadirnya teknologi VCM juga sekaligus digunakan untuk mempercepat penurunan dan meningkatkan daya dukung tanah asli yang lunak.
Baca Juga:
Diskon Tarif Tol saat Nataru, Hitungan Wamen PU: Manfaatnya Rp 11,93 Miliar
Cara kerja teknologi ini adalah dengan melakukan pemompaan vakum pada tanah.
Cara ini dimaksudkan untuk mengurangi kadar air maupun kadar udara pada butiran tanah.
Kelebihan teknologi ini ialah memiliki gangguan yang rendah terhadap kegiatan pekerjaan lainnya.
Baca Juga:
Ratusan Kilometer Tol Baru Resmi Beroperasi, Indonesia Kian Terkoneksi
Sehingga dengan penerapan teknologi VCM, para pekeraja dapat melakukan overlap dengan pekerjaan lain sehingga jadwal konstruksi secara keseluruhan dapat dipersingkat. [dny]