Sektor yang akan dikembangkan antara lain adalah industri pengolahan cangkang sawit dengan produk yang berorientasi ekspor.
Sebagai bukti keseriusan investasi tersebut, PT PEMA dan PT Alpine Green telah melakukan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS), yang disaksikan oleh Gubernur Aceh, Nova Iriansyah.
Baca Juga:
Evakuasi Penemuan Mayat di Aliran Sungai Lae Soraya Diduga Korban Hanyut dari Desa Suka Maju
Ruang lingkup PKS ini di antaranya untuk pemakaian lahan dalam kawasan industri.
PT Alpine Green merupakan sister company dari PT Nihhon Hudle dari Jepang.
Dalam kunjungan kerjanya di KI Ladong, beberapa waktu lalu, Direktur Perwilayahan Industri Kemenperin, Adie Rochmanto Pandiangan, memberikan apresiasi kepada PT PEMA yang menunjukkan keseriusannya dalam menyambut para investor.
Baca Juga:
Andre “The Doctor” Pasok Narkoba Asal Aceh dan Malaysia
“Saat ini tengah dibangun jaringan utilitas untuk menunjang kegiatan industri serta pematangan lahan seluas 2 Ha di lokasi pembangunan PT Alpine Green,” tuturnya.
Di samping itu, terdapat Pelabuhan Malahayati yang berlokasi 12 km dari KI Ladong.
“PT Pelindo selaku operator pelabuhan juga menyatakan kesiapannya dalam mendukung rencana pembangunan tenant pertama serta mengharapkan tenant-tenant lainnya untuk segera masuk sehingga utilisasi pelabuhan juga ikut meningkat,” ujar Adhie.