AnugerahNews.id | Pernikahan dalam Kristen merupakan sebuah penyatuan rohani oleh Allah. Dalam pernikahan, pasangan suami dan istri harus terus menjalankan hubungan yang benar dengan Tuhan secara rohani atau spiritual.
Menurut Desedentison W. Ngir (2013) dalam buku Bukan Lagi Dua Melainkan Satu: Panduan Konseling Pranikah & Pascanikah, pasangan yang tidak melibatkan Tuhan berarti sudah memutuskan sumber daya terbesar untuk mencapai tujuan pernikahan.
Baca Juga:
Kesempatan Emas! Pemuda Indonesia Diajak Ikut China-ASEAN Youth Campus 2026 dengan Biaya Ditanggung Penuh
Oleh karena itu, penting bagi pasangan suami istri untuk tetap menjalin hubungan yang dekat dengan Tuhan Yesus Kristus. Selain itu, setiap pasangan juga harus menerapkan prinsip dasar pernikahan Kristen dalam rumah tangganya.
Apa saja prinsip dasar pernikahan Kristen? Simak ulasan berikut untuk mengetahui jawabannya.
Prinsip Dasar Pernikahan Kristen
Baca Juga:
Kemenpora Gandeng UI Dirikan Prodi Manajemen Olahraga, Siapkan Karier Atlet hingga Industri Sports
Mengutip buku Firman Hidup 60 yang ditulis oleh Richard M. Daulay, ada beberapa prinsip dasar pernikahan Kristen, antara lain:
1. Pernikahan Berasal dari Allah
Pada awal mula, Allah menjadikan manusia laki-laki dan perempuan. Ini artinya, prakarsa pernikahan pertama-tama datang dari inisiatif Allah. Sebagaimana dikatakan dalam Kejadian 2: 18 yang berbunyi: