UMKM.WahanaNews.co | Komitmen pemerintah untuk melakukan pembelanjaan produk Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) diperkirakan mencapai angka ratusan triliun rupiah.
Hal itu tercatat dalam komitmen belanja pemerintah terhadap produk UMKM dari acara Showcase dan Business Matching Tahap 2.
Baca Juga:
Anugerah Jurnalistik MH Thamrin 52 - 2026 Kategori Khusus Bank Jakarta
"Sudah tercatat komitmen belanja pemerintah terhadap produk UMKM sesuai data RUP LKPP mencapai Rp481 triliun. Langkah berikutnya adalah merealisasikan komitmen menjadi kontrak kerja sama dengan para UMKM," kata Deputi Bidang UKM Kementerian Koperasi dan UKM Hanung Harimba Rahman dalam siaran pers, Rabu (20/4/2022) malam.
Dengan pencapaian tersebut, bagi Hanung, menjadi bentuk dukungan penuh dari kementerian dan lembaga dalam menggunakan produk dalam negeri produksi UMKM.
"Artinya juga, produk UMKM memiliki potensi untuk terus berkembang," kata Hanung.
Baca Juga:
Sawit Naik Kelas di Jambi, Workshop EMG-BPDP Buka Peluang Baru Kuliner UMKM
Menurut Hanung, gelaran Showcase dan Business Matching Tahap 2 ini juga membuktikan bahwa produk UMKM siap untuk melakukan penetrasi pasar, baik dalam negeri maupun luar negeri.
"Saya berharap, dengan adanya kesempatan menjual produk melalui e-Katalog, para pelaku UMKM terus menjaga dan meningkatkan kualitas produknya," kata Hanung.
Showcase dan Business Matching Tahap 2 merupakan ajang yang mempertemukan stakeholder dengan produsen barang/jasa dalam upaya meningkatkan serapan belanja pemerintah atas produk dalam negeri dalam rangkaian Gernas BBI.