Selain itu, impor beras yang dilakukan pada momentum yang kurang pas akan mengancam keberlangsungan pertanian. Hal ini nantinya akan berdampak minat anak muda pada sektor pertanian yang semakin turun, sehingga memengaruhi regenerasi petani.
Bhima menjelaskan, kebijakan ini akan semakin membuat Indonesia bergantung pada impor. Padahal beras di tingkat internasional juga sudah mahal, karena banyak negara membatasi ekspor.
Baca Juga:
Relawan Donasi Peduli Gayo Pikul 12 Ton Beras ke Daerah Aceh Terdampak Banjir
"Begitu Indonesia sudah keranjingan impor beras, sementara impor dari negara asal terganggu misalnya karena proteksi dagang, kita bisa alami krisis pangan," pungkasnya. [tum/kompas.com]