Dalam sambutannya, Kepala Balai Besar Wilayah II BMKG, Hartanto, mengingatkan pentingnya pendekatan adaptasi perubahan iklim bagi petani, dan SLI merupakan salah satu bentuk pendekatan tersebut.
Ia menjelaskan bahwa kondisi iklim di Indonesia sangat beragam dan sulit diprediksi akibat pergeseran dan anomali iklim. Adaptasi perubahan iklim dapat berhasil jika petani memiliki pemahaman yang baik tentang cuaca dan iklim melalui berbagai upaya pendekatan.
Baca Juga:
Dosen dan Mahasiswa Pertanian Unib Memotivasi Masyarakat Untuk Melanjutkan Budidaya Organik Tanaman Cabai di Kelurahan Lempuing Kota Bengkulu.
Melalui SLI, BMKG memberikan pemahaman kepada petani mengenai informasi iklim dan cara memanfaatkannya dalam bidang pertanian.
Dengan demikian, SLI diharapkan dapat memberikan manfaat yang signifikan bagi petani, meningkatkan produktivitas mereka, dan berdampak pada ketahanan pangan di wilayah Cianjur.
[Redaktur: Alpredo]