Mereka menilai, Rusia sama saja dengan merendahkan kengerian peristiwa Holocaust yang dilakukan Nazi kepada umat Yahudi.
"Kebohongan semacam itu dimaksudkan untuk menuduh orang Yahudi sendiri atas kejahatan paling mengerikan dalam sejarah yang dilakukan terhadap mereka," kata PM Israel, Naftali Bennett.
Baca Juga:
Kerjasama Pengembangan Nuklir di RI, Dirjen Rosatom Rusia Bertemu BRIN
"Penggunaan Holocaust orang Yahudi untuk tujuan politik harus segera dihentikan," lanjut dia.
Sementara Ketua Yad Vashem, Dani Dayan, mengatakan pernyataan menteri Lavrorv adalah penghinaan dan pukulan telak bagi para korban Nazisme.
Ia menuding Lavrov telah menyebarkan teori konspirasi anti-Semit tanpa berdasarkan fakta.
Baca Juga:
Perang Rusia dan Ukraina Kembali Memanas, Putin Tembakkan 200 Lebih Drone
Israel Tuntut Rusia Minta Maaf
Sedangkan Kementerian Luar Negeri Israel mengatakan, mereka akan memanggil Duta Besar Rusia dan menuntut permintaan maaf.