Begitu pajak berbasis emisi diterapkan, konsumen bakal segera melakukan peralihan ke kendaraan yang ramah lingkungan. "Oleh karena itu, diperkirakan penjualan kendaraan ramah lingkungan akan naik signifikan pada tahun ini. Karena harga mobil itu sudah lebih kompetitif dan masyarakat mulai menyadari sejumlah keunggulanya, terutama dari sisi biaya operasional," ucap dia.
Perkiraan Bebin itu pun senada dengan proyeksi dari PT Toyota-Astra Motor (TAM). Direktur Marketing TAM Anton Jimmi Suwandy mengatakan, skema pajak terbaru serta kehadiran sejumlah produk ramah lingkungan yang sesuai kebutuhan masyarakat membuat penjualan akan mulai mengalami peningkatan signifikan pada tahun ini.
Baca Juga:
Pasar Domestik Stagnan, Industri Otomotif Masih Agresif Bidik Ekspor
Di satu sisi, dia juga memperkirakan, mobil yang paling diminati pada tahun ini masih seven seater. Baik itu multipurpose vehicle (MPV) maupun sport utility vehicle (SUV).
"Untuk total pasar, kami berharap pasar tahun ini bisa lebih baik dibanding tahun lalu. Semoga total pasar bisa mengarah di atas 900 ribu. Tapi, hal ini masih tergantung terhadap beberapa hal, seperti kondisi pandemi, perekonomian, dan kebijakan insentif pajak," kata Anton kepada Republika.
Di satu sisi, agar dapat terus mendongkrak pasar, Toyota telah menyiapkan sejumlah strategi. Mulai dari strategi produk hingga layanan untuk konsumen.
Baca Juga:
PT Chery Sales Indonesia Tambah Kuota Harga Spesial Chery Omoda E5
Untuk strategi produk, Toyota masih melanjutkan sejumlah kampanye panjualan untuk beberapa produk baru yang diluncurkan tahun lalu. Hal ini sambil menyiapkan sejumlah produk terbaru yang akan diluncurkan tahun ini.
"Beberapa produk baru kami yang diluncurkan tahun lalu berhasil mendapat sambutan positif dari konsumen. Oleh karena itu, tahun ini kami juga gencar mengajak konsumen untuk melakukan aktivitas review produk, baik secara digital ataupun lewat test drive secara langsung," ucapnya.
Untuk strategi layanan, Toyota telah menyiapkan sejumlah terobosan lewat total mobility solution yang terdiri atas EZDeal, Toyota trade-in, Toyota Official Store Solution (TOSS), serta layanan berbasis telematika yang bernama T Intouch. Lewat beragam strategi tersebut, tahun ini perusahaan pun menargetkan untuk kembali meraih total market share di atas 30 persen.