Krtnews.id | Dalam rangkan menyukseskan gelaran Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20, PT PLN (Persero) bakal mengoperasikan sejumlah saluran kabel tanah di Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur.
Adapun pengoperasian saluran kabel tanah akan dilakukan pada 6 titik, meliputi kawasan Puncak Waringin, Kampung Ujung, Marina, Kampung Tengah, Jalan Pantai Pede dan kawasan perhotelan.
Baca Juga:
Transformasi Berkelanjutan Nyata, PLN Group Sabet 46 PROPER Emas dan Hijau 2025 KLH
Terkait hal ini, General Manager PLN Unit Induk Wilayah NTT Agustinus Jatmiko mengatakan bahwa PLN siap untuk memastikan kehandalan pasokan listrik di Labuan Bajo.
“PLN siap menjaga kehandalan pasokan listrik di Labuan Bajo untuk menyukseskan penyelenggaraan rangkaian acara G20,” jelas Jatmiko, Rabu (2/3/2022).
Diketahui dari sisi kesiapan daya listrik, total daya mampu kelistrikan di Labuan Bajo pada sistem kelistrikan Flores adalah sebesar 98 megawatt (MW).
Baca Juga:
Pemeliharaan Jaringan, Ini Rencana Lokasi Terdampak Padam Listrik PLN di Kota Sorong, Kamis dan Sabtu
Kebutuhan beban puncak yang diperkirakan pada saat pertemuan G20 di daerah itu diperkirakan mencapai 80 MW.
Oleh karenanya, masih terdapat cadangan daya listrik sebesar 18 MW.
Jatmiko menjelaskan, rekonfigurasi konstruksi jaringan listrik saluran kabel tanah akan membuat pasokan listrik lebih andal di kawasan tersebut.