Kebijakan non-populis diambil Vale pada tahun 1990-an, dengan menjual sebanyak 41,73% saham yang dimiliki pemerintah Brasil, yang kemudian disusul oleh gelombang protes dari masyarakat. Meski mendapatkan tentangan, Vale terus melanjutkan transaksi dan berhasil mengantongi dana sebesar $3,13 miliar dari transaksi penjualan saham itu.
Strategi akuisisi kembali gencar dilakukan perusahaan pada tahun 2000-an, dan sepanjang dekade tersebut mereka sukses mengakuisisi sebanyak enam perusahaan. Mayoritas perusahaan yang diakuisisi adalah perusahaan bijih besi.
Baca Juga:
Jadwal Piala Dunia Senin 6 Juli 2026: Ada Brasil dan Inggris
Kini Vale dianggap sebagai perusahaan asal Amerika Latin paling berharga, atau Most Valuable Company dengan nilai pasar yang dimiliki diperkirakan mencapai $111 miliar di tahun 2021. [jat]