Tambangnews.id | Perusahaan China membidik Uganda, negara di Afrika Timur.
Wagagai, nama perusahaan asal Negeri Panda bernama Wagagai itu dilaporkan telah mendirikan tambang di Busia, Uganda Timur.
Baca Juga:
Purbaya Tegaskan Sidak Bukan Hambat Usaha, Tapi Jaga Persaingan Sehat
Pemerintah Uganda melaporkan jika perusahaan asal China itu telah menginvestasikan $200 juta.
Langkah perusahaan China itu setelah pemerintah Uganda mengumumkan hasil survei eksplorasi baru-baru ini yang menunjukkan deposit bijih emas.
Totalnya mencapai 31 juta ton, serta ingin mengembangkan sektor yang sampai sekarang didominasi oleh penambang liar kecil.
Baca Juga:
Waspada Virus Ebola: Ini Daftar Negara Berlakukan Larangan Perjalanan
Juru bicara Kementerian Energi dan Pengembangan Mineral, Solomon Muyita kepada Reuters mengatakan, hasil survei dilakukan selama dua tahun terakhir melakui eksplorasi udara hingga seluruh negeri.
Serta diikuti olleh survei analisis geofisika dan geokimia.
Muyita mengatakan sekitar 320.158 ton emas olahan dapat diekstraksi dari 31 juta ton bijih itu.